GAP Analysis Audit IFCC
Gap Analysis Audit IFCC adalah penilaian awal atau pra-audit yang dilakukan untuk mengidentifikasi kesenjangan (gap) antara sistem pengelolaan perusahaan saat ini dengan persyaratan standar IFCC (Indonesian Forestry Certification Cooperation), baik untuk:
- SFM (Sustainable Forest Management / Pengelolaan Hutan Lestari)
- CoC (Chain of Custody / Lacak Balak).
Tujuan GAP Analysis Audit IFCC
- Memberikan gambaran jelas tentang posisi awal perusahaan terhadap standar IFCC.
- Mengidentifikasi kekurangan atau ketidaksesuaian dalam sistem manajemen.
- Membantu menyusun tindakan korektif atau penyesuaian dokumen/prosedur.
- Mengurangi risiko penolakan saat audit sertifikasi.
Hal Yang Diperhatian Dalam GAP Analysis Audit IFCC
- Kepatuhan hukum dan hak-hak masyarakat
- Kondisi ekologi dan konservasi (termasuk Nilai Konservasi Tinggi/NKT)
- Pengelolaan sosial dan ekonomi yang adil
- Perencanaan dan pelaksanaan silvikultur
- Pemantauan dan penilaian dampak
- Perlindungan keanekaragaman hayati
- Penggunaan hasil hutan kayu dan non-kayu secara berkelanjutan
Hasil GAP Analaysis Audit IFCC
- Daftar temuan (gap) berdasarkan klausul standar
- Status kepatuhan: Sesuai, Sebagian Sesuai, Tidak Sesuai
- Rekomendasi tindakan korektif
- Penilaian kesiapan audit sertifikasi
Kapan GAP Analysis Audit IFCC Dilakukan
- Sebelum audit sertifikasi pertama (initial certification)
- Sebelum audit surveillance untuk menjaga kesesuaian
- Saat terjadi perubahan besar dalam sistem operasional, organisasi, atau kebijakan
Manfaat GAP Analysis Audit IFCC
- Memberi pemahaman menyeluruh terhadap standar IFCC
- Membantu perusahaan mempersiapkan dokumen dan sistem
- Mengurangi biaya & risiko kegagalan dalam proses sertifikasi
- Menyediakan dasar kuat untuk tindakan perbaikan yang terstruktur